Kalbu Hati
Rintisan hujan meletik sunyinya hati
Terdengar desah sang gemuru berteriak-berteriak
Rintihan batupun terdengar menyayat
Sepi, sunyi, tak berisi...
Semua tentang kegelisahan hati tak terungkap
Tepojok merenungi tentang pilunya hati
Yang terluka oleh goresan-goresan tinta hitam duniawi
Dunia ini kejam !
Dunia ini setan !
Dan...
Aku tak bisa berbuat apa-apa untuk merubahnya
Hitam tetaplah hitam, dan takkan mungkin berubah menjadi putih !
Semua hanya kemunafikan belaka
Tak ada arti tak ada guna
Kosong... tanpa isi
Dan kini hanya petir yang menemani sunyinya jiwaku
Bahkan mataharipun enggan menerangi kegelapan awan hitam
Hujan semakin besar bertaburan
Begitu pula hatiku...
Semakin terpuruk kedalam kesunyian jiwa...
By: Topan
Terdengar desah sang gemuru berteriak-berteriak
Rintihan batupun terdengar menyayat
Sepi, sunyi, tak berisi...
Semua tentang kegelisahan hati tak terungkap
Tepojok merenungi tentang pilunya hati
Yang terluka oleh goresan-goresan tinta hitam duniawi
Dunia ini kejam !
Dunia ini setan !
Dan...
Aku tak bisa berbuat apa-apa untuk merubahnya
Hitam tetaplah hitam, dan takkan mungkin berubah menjadi putih !
Semua hanya kemunafikan belaka
Tak ada arti tak ada guna
Kosong... tanpa isi
Dan kini hanya petir yang menemani sunyinya jiwaku
Bahkan mataharipun enggan menerangi kegelapan awan hitam
Hujan semakin besar bertaburan
Begitu pula hatiku...
Semakin terpuruk kedalam kesunyian jiwa...
By: Topan
Post a Comment